Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT dan Komisi VII DPR RI Terapkan Inovasi Budidaya Ikan Nila Unggul di Kabupaten Soppeng

Soppeng, bppt.go.id - Budidaya ikan air tawar dapat menjadi pilihan dalam  pemenuhan program ketahanan pangan nasional untuk memenuhi ketersediaan pangan protein hewani khususnya ikan. Mendukung program nasional ini, BPPT melalui Pusat Teknologi Produksi Pertanian (PTPP-BPPT), bekerjasama dengan Komisi VII DPR-RI menggelar  Diseminasi Teknologi Budidaya Ikan Nila Unggul di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (31/05).

 

Dikatakan Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) BPPT, Soni S. Wirawan BPPT telah mengembangkan berbagai jenis ikan nila, dengan berbagai keunggulan yang disesuaikan dengan tantangan lingkungan dan ekonomi yang dihadapi.

 

“Sebut saja Ikan Nila Gesit yang telah dimodifikasi sehingga benihnya jantan semua. Ini cocok untuk budidaya di perairan tawar,”ungkap Soni.

 

Lebih lanjut, Deputi TAB BPPT menerangkan bahwa Ikan Nila GESIT (Genetically Supermale Indonesian Tilapia), penghasil benih ikan nila unggulan dengan monoseks jantan/GMT (Genetically Monosex Tilapia) bertujuan untuk meningkatkan produksi budidaya ikan air tawar. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ikan Nila jantan memiliki kecepatan tumbuh 30-50 % lebih cepat dibandingkan ikan Nila betina.

 

“Selain untuk air tawar, BPPT juga memiliki Ikan Nila SALINA yang dapat tumbuh baik pada lingkungan perairan bersalinitas tinggi antara 20 - 25 ppt atau untuk di tambak,” sebut Deputi TAB BPPT.

 

Soni menerangkan Iklan Nila SALINA (Saline Indonesian Tilapia) hadir untuk menjawab tantangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam upaya antisipasi naiknya permukaan tinggi air laut pada beberapa wilayah di Indonesia dikarenakan pemanasan global. Budidaya Ikan Nila yang biasanya hanya di air tawar, dengan rekayasa teknologi BPPT, kini mampu dibudidayakan di lahan tambak bersalinitas tinggi. bahkan bisa budidaya di laut.

 

“Teknologi budidaya Ikan Nila Unggul BPPT ini kami tujukan  untuk meningkatkan produktivitas dan komoditas perikanan budidaya, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan pembudidaya ikan,” tutup Soni.

 

Pada acara yang dihadiri sekira 100 orang pembudidaya ikan, Anggota Komisi VII DPR RI Andi Jamaro Dulung, menyatakan bahwa teknologi terapan seperti budidaya ikan nila unggulan ini, sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Kami apresiasi BPPT untuk terus menghasilkan inovasi tepat guna seperti Ikan Nila Gesit ini. Semoga masyarakat juga dapat memanfaatkan momen pelatihan ini dengan optimal, guna peningkatan kesejahteraan para pembudidaya ikan,” lugasnya.

 

Menimpali pernyataan Andi, Bupati Kabupaten Soppeng Andi Kaswadi Razak yang turut menghadiri pelatihan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada BPPT yang telah membawa inovasi teknologi dalam budidaya ikan nila unggul kepada masyarakat Soppeng.

 

“Ini merupakan hal yang baru. Semoga dengan teknologi dari teman-teman BPPT mampu memberi peningkatan produktivitas para pembudidaya ikan untuk menghasilkan ikan dalam jumlah banyak, sehingga dapat menunjang kesejahteraan masyarakat setempat,” harap Bupati Soppeng.

 

Sebagai informasi dalam acara tersebut juga disampaikan beragam paparan materi pelatihan “Teknologi Budidaya Ikan Nila Unggul” oleh Dedy Yaniharto (Perekayasa Madya BPPT) dan “Praktek Pembuatan Pakan yang Mengandung Vaksin DNA Streptococcus dan suplemen pertumbuhan rGH” oleh Kiki Mariya Dewi (Perekayasa Pertama BPPT).

 

Selain itu pada acara yang juga dihadiri Direktur Pusat Teknologi Produksi Pertanian BPPT, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan BPPT, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Soppeng, serta Anggota DPRD Kab. Soppeng ini juga dilakukan penyerahan paket budidaya meliputi benih ikan nila; pakan pelet  dan perlengkapan Budidaya dari BPPT kepada kelompok pembudidaya ikan setempat. (Humas-HMP)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id