• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

BPPT – Korea Jalin Kemitraan Berbasis Teknologi Hijau

Teknologi Hijau adalah upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Teknologi hijau memanfaatkan ilmu pengetahuan tentang lingkungan untuk melestarikan sumber daya dan lingkungan serta untuk mengendalikan dampak negatif dari aktivitas manusia, demikian disampaikan Kepala BPPT Hammam Riza di acara Inisiatif Kemitraan Teknologi Hijau di Indonesia (GTPI) 2019  serta upacara pembukaan, kemitraan hijau dan seminar teknologi yang di ikuti 250 peserta dari Indonesia dan Korea yang mewakili pemerintah, lembaga penelitian, akademisi, serta perusahaan, di Jakarta (22/08).  

 

Inisiatif Kemitraan Teknologi Hijau di Indonesia (GTPI) merupakan kerjasama antara BPPT dan Green Technology Korea (GTC) dan dukungan dari Kementerian Ilmu Pengetahuan dan TIK serta Yayasan Riset Nasional Korea.

 

GTPI mempunyai visi seperti platform untuk kerjasama ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pengembangan sosial daur ulang sumberdaya manusia dengan menerapkan konsep ekonomi sirkular.

 

Dikatakannya, teknologi ini digunakan untuk menghidupkan kembali ekosistem yang rusak. Ini juga disebut sebagai teknologi lingkungan atau teknologi bersih. Inti dari teknologi lingkungan adalah pembangunan berkelanjutan.

 

Dalam pengembangan teknologi hijau disebut Hammam memerlukan keterlibatan pemangku kepentingan, seperti pemerintah, lembaga penelitian, dan perusahaan swasta. Kemitraan ini akan meningkatkan kapasitas dan kualitas penelitian dan mempercepat penyebaran teknologi hijau, tuturnya.

 

Untuk bidang mitigasi dan perubahan iklim, BPPT ungkap Hammam telah menghasilkan inovasi yakni, Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai upaya mengatasi kekeringan, banjir, dan kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan. 

 

Kemudian ada Micro Grid merupakan kerjasam sama dengan pemerintah Jakarta untuk membangun sistem koneksi jaringan listrik Microgrid di Pulau Pramuka, untuk membuat Pulau Pramuka menjadi pusat unggulan serta implementasi energi terbarukan di pulau-pulau kecil di Indonesia.

 

Serta proyek percontohan Pembangkit Listrik Biogas POME sebagai upaya untuk memanfaatkan limbah pabrik kelapa sawit untuk diolah menjadi energi (limbah menjadi energi), jelasnya.

 

BPPT akan mendukung kegiatan GTPI di Indonesia untuk mengembangkan teknologi hijau. Dengan hadirnya GTPI, Hammam berharap akan ada peningkatan penelitian dan pengembangan teknologi hijau melalui skema kemitraan antara Indonesia-Korea. 

 

Sebagai informasi hadir pada acara tersebut, para Deputi dan Sestama BPPT, Sekretaris Jendral Kemenristekdikti Ainun Na’im, Senator DPD RI Parlindungan Purba, Duta Besar Korea untuk IndonesiaChang-Beom, Sekretaris Jendral ASEAN Lim Jok Hoi, Presiden Pusat Teknologi Hijau (GTC) Byung-ki Cheong, Byoung Hyoun Cho Wakil Direktur Kementerian Ssains dan TIK Korea, Direktur Inisiatif Kemitraan Kwanyoung Kim. (Humas/HMP)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT