• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, BPPT Terapkan Integrasi Sawit Sapi Di Kabupaten Pelalawan

 

Guna mewujudkan ketahanan pangan hewani berbasis sumber daya lokal serta untuk mengembalikan Indonesia sebagai eksportir sapi seperti pada masa lalu, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan produksi daging sapi di dalam negeri. Salah satunya adalah pengembangan ternak sapi melalui integrasi sawit-sapi.

Integrasi sawit-sapi merupakan multiplier effects dari perkebunan kelapa sawit. Umumnya peternak menggembalakan ternaknya di lahan perkebunan namun dengan model integrasi sawit sapi, memiliki potensi yang sangat besar dalam penyediaan pakan yang murah dan mudah berupa seresah daun dan dahan kelapa sawit, limbah bungkil sawit dan solid decanter yang dapat didayagunakan menjadi pakan ternak yang berkualitas.

Keinginan pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi daging melalui sistem integrasi sawit sapi patut diapresiasi. Hal tersebut sesuai dengan program swasembada sapi yang telah di canangkan pemerintah di tahun 2014.

Namun keinginan tersebut perlu untuk bisa terwujud dukungan kelambagaan, BPPT melalui Pusat Teknologi Produksi Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Pelalawan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Strategi dan Kebijakan Untuk Pengembangan Sawit Sapi di Provinsi Riau, (10/10).

 

FGD tersebut merupakan rangkaian acara Launching Pilot Project Teknologi Peternakan Integrasi Sawit Sapi Skala Peternakan Rakyat.

Deputi Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB) BPPT Soni Solistia Wirawan menyampaikan, perkebunan sawit mempunyai potensi yang besar dalam penyediaan pakan yang murah dan mudah yang dapat digunakan menjadi pakan ternak yang berkualitas.  
 
Soni menyebut, program integrasi kelapa sawit dan sapi yang dilakukan BPPT merupakan kegiatan pelayanan teknologi untuk kemandirian bangsa terutama untuk memenuhi kebutuhan daging nasional.

Melalui FGD ini Soni berharap semoga intergrasi sawit sapi dapat diterapkan di daerah-daerah lain, dan kami di BPPT siap membantu, mengawal daerah lain dalam mengembangkan sawit sapi guna meningkatkan populasi dan produktivitas ternak sapi potong guna mendukung swasembada protein nasional, tentunya dengan dukungan daerah.

Sementara Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Riau terus berupaya untuk meningkatkan ternak sapi yang memadai sehingga dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan daging nasional.

Dikatakannya bahwa, program sawit sapi ini memiliki tujuan diantaranya menjamin perningkatan produktifitas, memenuhi kebutuhan sapi nasional serta meningkatkan taraf hidup masyrakat.

Wagub Edy juga menyebut, integrasi sawit sapi ini layak karena dapat meningkatkan pendapatan petani juga biaya pakan sapi dapat dihemat dengan memanfaatkan limbah dari pekebunan sawit secara maksimal dan ini diharapkan juga dapat memberikan kontribusi.

Diharapkan melalui FGD ini kata Edy dapat memberikan kontribusi dalam menghitung limbah sawit serta mengidentifikasi permasalahannya. Dengan menyusun strategi peningkatan perkebunan sawit sapi semoga dapat membarikan kontribusi yg positif, ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Pelalawan H.M Harris, ia mengatakan pihaknya telah bersama dengan BPPT selama 10 tahun dan berhasil untuk dijadikan contoh bagi daerah lain dalam menerapkan sinergi sawit sapi.

Dikatakannya sapi kita memiliki potensi ekspor. Karenanya perlu dukungan dan kebijakan dari pemerintah agar bisa berjalan. Jadi untuk mewujudkan itu semua harus ada sinergi dari BPPT dan pelalawan, tutupnya.

Sebagai informasi, hadir juga pada FGD tersebut Direktur Pusat Teknologi Pertanian BPPT Dudi Iskandar, Kepala Bapeda Kabupaten Pelalawan M. Syahrul Syarif, John Ackerman dari ACIAR indobeef, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Mazlun, Fizrul Indra Lubis dari Direktur  Sulung Ranch PT Citra Borneo Indah, Beni Manggolo Ketua Kelompok Peternak Karya Lestari, serta para Kepala SKPD Kabupaten Pelalawan dan para undangan. (Humas/HMP)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2020 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT