Tel: (021) 316 9534   Email: humas@bppt.go.id

BPPT Klarifikasi Perannya Dalam Pengadaan Bus Transjakarta

BPPT menegaskan perannya terkait pengadaan bus Transjakarta di DKI Jakarta pada tahun 2013. BPPT bertugas mendampingi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dalam hal memberikan rekomendasi teknis pengadaan bus  Transjakarta. Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa BPPT, Erzi Agson Gani, mengatakan bentuk pendampingan itu berupa memberikan bantuan teknis dalam penyusunan spesifikasi teknis sebagai salah satu acuan dokumen tender, gambar ilustrasi desain, dan pendampingan teknis dalam pengawasan produksi bus Transjakarta .

"Tujuan dari kerjasama ini adalah mendampingi Dishub DKI Jakarta mendapatkan produk teknologi berupa bus yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan teknologi dan peraturan perundangan yang berlaku, " kata Erzi, di Konferensi Pers "Peran BPPT Dalam Pendampingan Teknis Pengadaan Busway DKI Jakarta Tahun 2013" di Gedung BPPT Jakarta, (18/2).

Sementara, Direktur Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transpotasi BPPT, Prawoto, menegaskan bahwa BPPT hanya terlibat pada saat diperlukan memberikan keterangan teknis kepada peserta tender. BPPT dilibatkan menjadi bagian dari tim pengendali teknis dan pengawasan Dishub DKI terhadap 6 paket yang terdiri dari sekitar 177 armada bus dari sekitar 600 bus yang diadakan DKI Jakarta, yang terdiri dari 132 bus kategori articulated (gandeng), 142 bus single dan 300 bus medium.

"Dari total 170 unit yang diawasi oleh BPPT, baru sekitar 50 persen yang sudah dioperasikan. Sisanya baru bisa dioperasikan setelah semua pengujian atau Pre Delivery Inspection (PDI) selesai dilakukan. Jadi, kondisi bus yang dinyatakan rusak itu memang belum selesai diperiksa oleh tim pengawas dari BPPT," kata Prawoto.

Beberapa temuan tim teknis BPPT terhadap bus Transjakarta yang perlu diperbaiki terdiri dari komponen seperti, AC tidak berfungsi, mesin sulit distater, dan lainnya. "Hasil temuan-temuan komponen bus yang belum sempurna itu selanjutnya disampaikan kepada Dishub DKI Jakarta untuk dilaporkan kepada pihak vendor untuk diperbaiki. Para vendor wajib mengganti seluruh komponen bus yang rusak dan tidak berfungsi, sampai bus mendapatkan sertifikasi layak jalan," jelas Prawoto.

Pihak vendor juga dalam rekomendasi diwajibkan memberikan jaminan penuh terhadap bus  Transjakarta selama satu tahun atau 100.000 km, jaminan purna jual, dan jaminan penyediaan suku cadang asli selama 10 tahun. (tw/SYRA/Humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 9534

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id