Tel: (021) 316 9534   Email: humas@bppt.go.id

PERLU KOMITMEN DAN DUKUNGAN UNTUK PERTUMBUHAN INDUSTRI MESIN PERKAKAS

‚Penandatangan MoU hari ini adalah untuk merintis kerjasama guna mendorong pertumbuhan industri mesin dan perkakas di Indonesia. Kerjasama yang akan kita lakukan merupakan bentuk dukungan dan komitmen pemerintah seiring dengan kemampuan industri mesin perkakas secara nasional yang sampai sekarang semakin berkembang‚, kata Kepala BPPT Marzan A. Iskandar saat memberi kata sambutan pada acara Pertemuan antara BPPT dan Asosiasi Industri Mesin Perkakas Indonesia (ASIMPI) di Balai Besar Teknologi Kekuatan Struktur (B2TKS) Puspiptek Serpong (21/10).

Dalam acara pertemuan tersebut dilakukan penandatanganan naskah kesepakatan bersama antara BPPT dan ASIMPI yang ditandatangani oleh Sekretaris Utama BPPT Jumain Appe dan Ketua ASIMPI Dasep Ahmadi. Kesepakatan yang dilakukan bertujuan untuk melakukan pengkajian dan penerapan teknologi untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan industri nasional di bidang manufaktur. Adapun bentuk kerjasama yang akan dilakukan adalah (1) penelitian dan pengembangan teknologi baru, (2) pendidikan dan pelatihan, (3) penerapan hasil-hasil kajian di bidang manufaktur, dan (4) bantuan teknis. Hadir dalam acara tersebut Direktur Industri Mesin Departemen Perindustrian, anggota-anggota ASIMPI, para deputi serta pejabat-pejabat BPPT.

Ketua ASIMPI Dasep Ahmadi adalah penerima penghargaan Baharudin Jusuf Habibie Technology Award 2009 yang berlangsung pada Agustus 2009. ASIMPI adalah asosiasi industri yang bergerak di bidang pembuatan mesin perkakas dan alat penunjangnya, diprakarsai oleh kalangan pengusaha yang bergerak dibidang pembuatan mesin perkakas. Saat ini anggota asosiasi terdiri dari 33 perusahaan. Dasep mengatakan ‚Kami sadar akan kemampuan terbatas yang dimiliki dalam hal fasilitas dan SDM, dengan adanya kerjasama ini maka kami berharap industri mesin perkakas Indonesia dapat lebih berkembang. Dalam hal ini kami perlu mendapat dukungan dan komitmen dari pemerintah‚.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pusat Teknologi Manufaktur (PTM) BPPT Erzi A. Gani dalam presentasinya mengatakan bahwa visi industri nasional pada tahun 2030 menciptakan Indonesia sebagai negara industri maju dan bangsa niaga tangguh. ‚Di setiap negara, kebijakan industri nasionalnya selalu merujuk pada dua hal utama yaitu globalisasi dan perkembangan teknologi. Strategi pengembangan industri Indonesia ke depan harus dalam konteks membangun daya saing industri yang berkelanjutan‚.

‚Ada dua jenis kerjasama yang dilakukan oleh ASIMPI dan BPPT, pertama ASIMPI sebagai asosiasi anggota KADIN, BPPT dapat membantu dalam pengembangan usulan kebijakan, kedua ASIMPI sebagai pelaku usaha, bersama dengan BPPT dapat melakukan pengembangan dalam proses dan produk. Adapun skema kerjasama antara BPPT dan ASIMPI dilakukan antara lain dalam bidang teknologi mesin peralatan kelistrikan, teknologi mesin peralatan pertanian, teknologi mesin peralatan pabrik, teknologi mesin perkakas dan teknologi mesin pembakaran dalam (engine)‚, lanjut Erzi. (YRA/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 9534

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id