Print

SEPULUH FASILITAS LAB INOVASI TIK BPPT SIAP DUKUNG KEMANDIRIAN TIK NASIONAL

Pada momentum Ulang Tahun BPPT ke-35 serta Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-18 tahun 2013, Kepala BPPT meresmikan (soft launching) “Laboratorium Inovasi TIK”, sebagai salah satu fasilitas dan sarana pengembangan, Perekayasaan dan Inovasi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. “Pusat Rekayasa TIK ini merupakan salah satu dari fasilitas baru BPPT di lingkungan Puspiptek, Tangerang Selatan (Tangsel). Mudah-mudahan kita bersama dapat menjadikan kawasan ini menjadi pusat unggulan Iptek,” ungkap Kepala BPPT, Marzan A. Iskandar kala memberikan sambutan di Gedung Teknologi 3 BPPT, Puspiptek Tangsel (22/8).

 

Kluster Laboratorium Inovasi TIK BPPT pada tahap awal ini dilengkapi dengan fasilitas di 10 jenis laboratorium, yaitu : Laboratorium EMC (Electromagnetic Compatibility), Laboratorium Fotonika, Laboratorium Navigasi, Laboratorium Telemetri, Laboratorium  ANP (Advanced Network Protocol), Laboratorium MDN (Multimedia Digital Network), Laboratorium Teknologi Kartu Cerdas (Smartcard) , Laboratorium DSP (Digital Signal Processing), Laboratorium OSSE (Open Source and Software Engineering), dan Laboratorium Keamanan Informasi dan Forensik  (Forensic and  Information Security).

Kepala BPPT menuturkan bahwa lab ini didedikasikan dalam rangka mendukung tugas BPPT dalam pengkajian dan penerapan teknologi di bidang TIK. “Kalau kita lihat aktivitas setiap lab memang kita focus pada hal pengembangan TIK yang mendesak di tanah air. Misalnya program e KTP nasional, melalui lab ini kita dapat berkontribusi guna meningkatkan kualitas pemanfaatan e KTP ini,” terangnya.

Laboratorium Inovasi TIK ini, merupakan salah satu dari fasilitas Laboratorium BPPT Terpadu, yang terletak di klaster 3 dari 6 klaster laboratorium yang telah direncanakan dan telah dimulai pengembangannya di area Puspiptek sejak beberapa tahun yang lalu. ”Pengembangan klaster laboratorium BPPT terpadu ini pada umumnya adalah untuk menunjang kegiatan kerekayasaan teknologi di BPPT, dimana teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi salah satu dari fokus bidang teknologi di BPPT,” kata Marzan.

Mengamini pernyataan Kepala BPPT, Staf Ahli Menristek Bidang Teknologi. Informasi,Komunikasi dan Transportasi, I Wayan Budiastra menyampaikan bahwa Kementrian Ristek menjadikan TIK sebagai bidang prioritas yang sangat penting. ”Saya mengapresiasi BPPT yang telah sejalan dengan program Kementrian Ristek. Sehingga pengembangan Iptek dapat sejalan dan terpadu. Semoga dengan adanya lab ini dapat lebih meningkatkan kinerja BPPT khususnya dalam peningkatan prototipe dan jumlah paten bidang TIK. Sehingga produk TIK yang masih kita impor bisa digantikan dengan buatan dalam negeri” tambahnya.

Tak dapat dipungkiri perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sangatlah cepat, dan penerapannyapun semakin banyak dan beragam dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Hal tersebut dikhawatirkan oleh Dirjen Aptel Kominfo, Ashwin Sasongko yang mengatakan bahwa perkembangan TIK ini dapat menyebabkan produk Indonesia akan tertinggal dengan produk asing.  “Oleh karenanya dengan adanya Lab TIK BPPT ini inovasi di bidang TIK harus lebih ditingkatkan dan dapat difokuskan, sehingga dapat menjadi solusi bagi permasalahan TIK di Indonesia,” tegas Ashwin.

Sementara pada laporan pembukaannya, Direktur Pusat TIK BPPT, Hammam Riza menguraikan bahwa Lab TIK ini merupakan bagian dari visi yang ingin kita kembangkan di bidang TIK. “Melalui lab TIK ini kami ingin untuk lebih meningkatkan peran BPPT dalam hal TIK yakni dalam memberikan rekomendasi, serta standar teknis TIK ke mitra kerja, baik dari instansi pemerintah maupun industry.

Dalam mencapai tujuan tersebut itu, tentu diperlukan fasilitas sarana laboratorium TIK yang memadai dan bertaraf internasional, agar hasil litbangyasa maupun produk industri TIK kita berkualitas dan berdaya saing tinggi. Kepala BPPT pun kemudian mengatakan bahwa lab ini dapat dimanfaatkan oleh industri untuk memacu peningkatan daya saing dan melakukan proses inovasi untuk kemajuan bangsa. “Kami menyambut baik dan akan kami sediakan ruangan di lab TIK ini bagi mitra kerja yang ingin bersinergi bersama BPPT, agar menghasilkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pertumbuhan industri nasional pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” ujarnya.

Pada soft launching Lab TIK ini juga dilaksanakan beberapa Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara BPPT dengan PT Telekomunikasi Radar Indonesia tentang Pengkajian dan Penerapan TIK.  Kemudian  juga dengan PT Panggung Elektrik Citra Buana tentang Audit Sertifikasi produk  Set Top Box Tv Digital. Selanjutnya juga dilakukan penandatanganan dengan PT Telekomunikasi Seluler tentang kerjasama di bidang TIK. Selain itu juga pada kesempatan yang sama BPPT Engineering menyerahkan Laporan Kerjasama ke PT LEN Industri. (SYRA/humas).