Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT Arahkan KPU untuk Selenggarakan Pemilu dengan Sistem Elektronik

Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) telah usai dan berjalan dengan tertib dan damai. Di momen penting ini, BPPT sebagai lembaga kaji terap teknologi kembali ingin mengingatkan bahwa peranan teknologi, informasi dan informatika (TIK) dalam mengurangi permasalahan pemilu agar kedepannya kualitas demokrasi di Indonesia semakin meningkat.

BPPT tetap konsisten pada Program Reformasi Tata Kelola Kepemiluan melalui pemanfaatan TIK di seluruh proses pemilu mulai dari Pendaftaran Partai Politik, Pendaftaran Pemilih, Pendaftaran calon, Proses Logistik, Pemungutan Suara, Penghitungan Suara, Pengiriman Hasil, Penayangan Hasil, dan Penyelesaian Sengketa.

 

Kepala Program Sistem Pemilu Elektronik BPPT, Andrari Grahitandaru sangat mengapresiasi Pilpres yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena sudah banyak didukung oleh pemanfaatan TIK walaupun belum seluruh prosesnya menggunakan TIK.

"Tapi, BPPT ingin mengarahkan KPU agar kedepannya Pemilu di Indonesia bisa dilakukan dengan sistem elektronik. Mengapa itu perlu dilakukan? Karena perlu ada peningkatan pemanfaatan TIK di seluruh proses Pemilu, sehingga kualitas demokrasi di Indonesia juga meningkat," kata Andrari di acara Diskusi Menuju Pemilu Elektronik di Indonesia, di Gedung II BPPT, Jakarta, (23/7).

Andrari juga mengingatkan agar KPU tetap menjaga konsistensi perkembangan sistem informasi yang dipakai pada Pemilu 2014 ini. Khususnya pada sistem informasi daftar pemilih yang harus terupdate secara terus menurus dan tersinkronisasi dengan data pemilih Pemilukada serta pemilihan kepala desa.

"BPPT akan terus mendorong pelaksanaan reformasi tata kelola pemilu di Indonesia yang sudah didukung oleh infrastruktur-infrastruktur TIK. Harapannya agar penyelenggaraan pemilu di Indonesia terus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, kecepatan dan akurasi, dalam penyampaian data-datanya," ujar Andrari.

Untuk diketahui, BPPT sudah memiliki rekomendasi terbaik untuk terselenggaranya sistem Pemilihan Umum elektronik di Indonesia, seperti pengembangan prototipe perangkat e-Voting tipe DRE (Direct Recording Electronic) berbasis layar sentuh dan pengembangan prototipe sistem e-Rekapitulasi (penghitungan suara secara elektronik dalam Pemilu).

BPPT telah mengujicoba e-Voting pada pemilihan kepala desa di 13 desa yang tersebar di Jawa, Bali dan Sumatera. Hasilnya, masyarakat yang Tinggal di pedesaan pun tak kesulitan untuk menggunakan alat itu. BPPT juga sudah melakukan Uji Petik (Proof of Concept) penyelenggaraan e-Rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu Legislatif 2014 di 564 TPS Kota Pekalongan Jawa Tengah dengan menggunakan teknologi USSD (Unstructured Supplementary Service Data) dan DMR (Digital Mark Reader). (Tw/SYRA/Humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id