Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Ini Layanan Teknologi BPPT di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Kedeputian Teknologi Informasi, Energi dan Material (TIEM) BPPT menggelar Media Gathering TIEM 2015 bertajuk Solusi Isu Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Kelistrikan, Bahan Bakar dan Material. Di bidang TIK, Kedeputian TIEM telah menghadirkan teknologi KTP Elektronik (KTP El), pemilu elektronik (e-Voting), e-Rekapitulasi, Radar ADS-B, TV Digital dan implementasi e-Goverment.
 
 
"Dalam pengembangan KTP El, PTIK melakukan desain, prototipe fungsional, prototipe model industri dan pengujian produk massal industri. PTIK terus melakukan pembuktian-pembuktian untuk melihat manfaat dari KTP El. Salah satu manfaat dari KTP El adalah membantu Tim DVI (Disaster Victim Identification) mengidentifikasi korban-korban pesawat AirAsia QZ8501", kata Hary Budiarto, Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) BPPT, saat berbicara depan awak media massa, di Gedung Teknologi 3, Puspiptek, Serpong, (27/1).
 
 
Hary juga menyampaikan, KTP El sangat bermanfaat dalam melaksanakan pemilu secara elektronik (e-Voting). "Sampai saat ini, BPPT telah mengujicoba e-Voting pada Pemilihan Kepala Desa di 13 desa yang tersebar di Jawa, Bali dan Sumatera. Hasilnya, masyarakat  tidak menemui kesulitan untuk menggunakan alat itu.  Bahkan PTIK juga menyiapkan mesin Rekapitulasi El dalam membantu perhitungan suara, hasilnya pun very real time," ucapnya.
 
 
Teknologi lain yang dikembangkan PTIK adalah Radar ADS-B (Automatic Dependent Surveillance Broadcast). Radar ini sangat bermanfaat dalam memantau penerbangan pesawat sipil secara real time dari mulai terbang hingga mendarat. Besarnya manfaat Radar ADS-B sudah mulai dirasakan oleh Bandara Ahmad Yani Semarang yang memasang sejak dua tahun lalu dan Bandara Husein Sastranegara Bandung sejak enam bulan lalu.
 
 
"Kami berharap teknologi Radar ADS-B yang kami kembangkan akan memberikan kontribusi bagi keselamatan penerbangan di Indonesia. Dengan biaya yang tidak terlalu mahal, namun teknologi ini sangat canggih, dan tentunya sangat bermanfaat bagi dunia penerbangan kita", urai Hary. 
 
 
Tanggap Bencana
 
 
Rencana pemerintah melakukan cut off TV Analog pada tahun 2018 dan mulai memberlakukan TV Digital ditanggapi positif oleh PTIK. Seperti diketahui, penggunaan TV digital lebih hemat frekuensi dari pada penggunaan TV analog. Pada TV digital, satu frekuensi bisa diisi oleh 10 siaran TV. Sementara, pada TV analog, satu frekuensi hanya bisa diisi oleh satu TV.
 
 
Bencana yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja menjadi poin penting PTIK dalam mengembangkan alat (Early Warning System (EWS). Menurut Hary, PTIK telah menyiapkan EWS yang dapat disematkan dalam decoder TV Digital. 
 
 
"Kami menginginkan setiap TV Digital yang ada di Indonesia menyematkan EWS pada decodernya. Dengan begitu, peringatan akan terjadinya bencana dapat tersebar luas keseluruh pelosok negeri dan korban yang mungkin timbul dapat diminimalisir', terangnya.
 
 
Ditempat yang sama, Michael Andreas Purwoadi, Kepala Balai Jaringan Informasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEKnet) BPPT mengatakan kesiapannya dalam menjaga keamanan siber di Indonesia. 
 
 
"Balai IPTEKnet siap mengimplementasi e-Goverment di Indonesia. Terlebih lagi, Balai IPTEKnet juga siap menjadi lembaga inspeksi jaringan dan penyediaan aplikasi e-Goverment dan lembaga Certificate of Authority untuk menjaga keamanan dunia siber Indonesia", jelas Michael. 
 
 
Dirinya menambahkan, BPPT saat ini sudah memiliki data center berteknologi tinggi dan siap mengelolanya untuk menjalankan e-Goverment di Indonesia. "Data center milik BPPT didesain sesuai standar keamanan internasional Tier-3 TIACOMp dan sudah dilengkapi dengan standar keamanan ISO-27001:2013. Intinya Balai IPTEKnet siap memberikan pelayanan TIK yang prima", tutup Michael. (tw/SYRA/Humas)
FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id