Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Penuhi Kebutuhan Air, BPPT Hadirkan Sistem Pengolahan Air Tenaga Surya Di Kabupaten Gunung Kidul

Sekretaris Utama BPPT Soni Solistia Wirawan (Batik Kuning) mendampingi Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir saat meresmikan Sistem Pengolahan Air Menggunakan Pompa Tenaga Surya di Desa Temuireng, Yogyakarta. 01-02-2018. (HumasBPPT-SAS)

 

Air yang dulu dianggap masalah kini sudah bisa diterima masyarakat Gunung Kidul, dengan memanfaatkan teknologi hasil riset dan pengembangan BPPT untuk mendukung kesehatan masyarakat, kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir saat meresmikan Prototipe Sistem Pengolahan Air Menggunakan Pompa Tenaga Surya di Desa Temuireng, Kabupaten Gunung Kidul,Yogyakarta (01/02)

Prototipe ini merupakan hasil riset bersama antara Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) BPPT dengan Universitas Pembangunan Veteran Yogyakarta melalui Program Pengembangan Teknologi Industri (PPTI) Kementerian Ristekdikti.

 

 

Guna memenuhi kebutuhan air 269 keluarga di Desa Temuireng ditargetkan pemompaan air sekitar 700 meter kubik perhari menggunakan 6,4 kWp sistem pembangkit tenaga surya yang dirangkaikan secara langsung dengan pompa submersible guna menjangkau bak penampung yang berjarak 741 meter dengan ketinggian sekitar 80 meter dari lokasi pemasangan prototipe. Desain dan rancang bangun sub-sistem ini dilakukan oleh B2TKE BPPT.

 

Dikatakan M. Nasir, ini merupakan bentuk hilirisasi hasil riset dan pengembangan yang selama ini dilakukan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dan perguruan tinggi.

 

Dia meminta kepada masyarakat agar merawatnya sehingga sistem pengolahan air menggunakan tenaga surya tersebut dapat berumur panjang.

 

Di kesempatan yang sama, Bupati Gunung Kidul Badingah, siap mereplikasi teknologi ini untuk desa-desa lain di Gunung Kidul. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk memanfaatkan teknologi ini diperlukan mengingat masih sangat awam.

 

Sementara dalam siaran persnya, Kepala B2TKE BPPT Andhika Prastawa menyampaikan, seiiring dengan peresmian prototipe sistem pengolahan air menggunakan tenaga surya, Menristekdikti juga melakukan lawatan ke Baron Technopark.

 

Baron Technopark menurutnya dirancang sebagai pusat R&D, pusat pelatihan serta display promosi pemanfaatan teknologi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang bersifat dinamis dan terus berkembang.

 

Tidak hanya berperan sebagai pusat litbang EBT, Baron Technopark juga dikembangkan sebagai kawasan wisata edukasi iptek EBT dan sebagai pemicu pengembangan wilayah, jelas Andhika. (Humas/HMP)

 

 

Foto - Kunjungan Menristekdikti Ke Baron Techno Park - 20180201

 

Foto - Peresmian Sistem Pengolahan Air Minum Dengan Tenaga Surya di Gunung Kidul - 20180201

 

 

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id