• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

DORONG PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN DI MASYARAKAT

Pantai Parang Racuk mempunyai potensi sumberdaya energi terbarukan seperti gelombang laut, matahari, angin dan biomasa yang cukup besar. Sejak awal 2000-an, BPPT telah menjadikan daerah tersebut sebagai pusat penelitian dan pengembangan energi terbarukan. Selain itu juga di pantai tersebut dibangun dan diuji beberapa demo pembangkit listrik Tenaga Hybrida skala 1 Kva, Pembangkit Listrik Tenaga Angin dan pembangkit listrik tenaga samudra dengan Teknologi Oscillating Water Column (OWC), ungkap Direktur PTKKE BPPT, Andika Prastawa, saat laporan pengembangan Baron Techno park, dalam acara Kick of Project Baron Teknopark Renewble Energy di Kantor Gubernur DIY, (27/10).

Untuk meningkatkan kemanfaatan potensi, lanjut Andika, timbul pemikiran untuk mensinergikan potensi tersebut menjadi sebuah atraksi terpadu dalam bentuk kawasan yang diberi nama Taman Teknologi Energi Terbarukan Baron (Baron Technopark). Tahun 2010, BPPT bersama-sama dengan Pemerintah Propinsi DIY dan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, sedang menyusun rencana untuk membangun dan menguji beberapa jenis teknologi pembangkit listrik energi terbarukan yang dipadukan dengan menggunakan teknologi sistem hibrida.

Dalam kaitan hal tersebut, Kepala BPPT, Marzan A. Iskandar mengatakan bahwa melalui Baron Technopark, BPPT telah melakukan tugas pengkajian dan penerapan teknologi, khususnya teknologi energi terbarukan. Baron Technopark merupakan kegiatan BPPT di Propinsi DIY dalam proyek Tapperd Channel Ocean Wave Power Plant.

Dengan kerjasama dan usaha yang baik untuk memajukan teknologi energi terbarukan, Pemerintah Kerajaan Norwegia melalui NORAD (Norwegian Agency for Development Cooperation) melanjutkan kegiatan di Baron dengan menyediakan dana hibah untuk pembangunan Sistem Pembangkit Listrik Hybrida Surya-Angin-Biofuel.

Beroperasinya Technopark, diharapkan dapat membantu mewujudkan misi pembagunan DIY sebagai pusat unggulan pendidikan dan wisata di Indonesia dan mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang lebih luas di masyarakat. ujar Marzan.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Norwegia, Eivind S. Homme menyatakan sangat bangga dengan adanya proyek tersebut karena sangat bagus sebagai sarana promosi bidang renewable energi, promosi bidang pariwisata serta untuk pendidikan. Indonesia kaya akan sumber energi terbarukan dan ini harus dimanfaatkan secara baik", tegasnya.

Senada dengan Kepala BPPT, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dalam sambutannya mengungkapkan dengan adanya museum vulkanologi dan geologi dapat menjadi tempat studi bagi anak didik, sehingga tempat ini dapat menumbulkan kreatifitas bagi pelajar dan menjadi kebaggaan kota DIY, serta menjadi kebanggan guna menciptakan keilmuan hingga tumbuh berkembang dan dapat menarik anak didik kita.

Acara dilanjutkan dengan peresmian Kick of Project Baron Technopark oleh Kepala BPPT, Gubernur DIY, Dubes Norwegia dan Bupati Gunung Kidul. Acara tersebut dihadiri pula oleh Deputi Kepala BPPT Bidang TIEM, Unggul Priyanto serta beberapa pejabat dari BPDP BPPT, LIPI, Bapenas dan Pemda Gunung Kidul. (KYRA/humas)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT