Tel: (021) 316 9534   Email: humas@bppt.go.id

DUKUNGAN RISET TIK BPPT MENUJU INDONESIA SEBAGAI ASEAN ICT LEADING NATION

Direktorat IT Telkom menggandeng BPPT dan pihak industri Information and Communication Technology strategis lainnya untuk bekerjasama di bidang penelitian. Oleh karena itulah dalam upaya meningkatkan penelitian dan pendidikan bidang terkait, sebagai implementasi awal dari kerjasama ini telah diselenggarakan Workshop Sehari Research Topics Exchange, di IT Telkom Bandung (22/12).

Pada kesempatan tersebut, dalam paparannya yang bertajuk Sistem Inovasi kerjasama Litbangyasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Kepala BPPT Marzan A Iskandar menyampaikan bahwa terkait dengan ICT, ketersediaan jaringan broadband telah membuka era baru layanan konvergensi seperti cloud computing dengan perangkat cerdas dimana saja dan kapan saja. Perkembangan cloud computing merupakan transformasi besar yang didasarkan pada beberapa indikator yaitu pada lima tahun ke depan, 25% device komputasi akan berupa wireless tablet atau netbook. Kemudian tahun 2020 mendatang, orang tidak lagi bekerja dengan software yang berjalan di PC mereka, melainkan melalui internet dan aplikasi berbasis awan (cloud) dengan device mobile mereka, tuturnya.

Berdasarkan roadmap Indonesia yang telah disusun oleh Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Detiknas), target kedepannya Indonesia menjadi Asean ICT Leading Nation. Marzan mengatakan hal tersebut merupakan upaya mendukung salah satu strategi utama dengan menerapkan program nasional MP3EI melalui penguatan konektivitas nasional dengan melibatkan kolaborasi triple helix. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, akademisi dan pihak industri dapat berjalan dengan baik jika dalam kondisi ekosistem yang kondusif dengan dibangunnya pendekatan dari hilir ke hulu. Yaitu pendekatan yang dimulai dengan menghitung market dan kebutuhan pengguna, termasuk killer application. Market, operator dan pengembang harus terkondisikan berada dalam rencana bersama, terangnya.

Dalam pengembangan inovasi, riset TIK BPPT terdiri dari tiga cluster yaitu Sistem Informasi dan Komputasi (e-KTP dan Perisalah), Sistem Elektronika (CNS/ATM) dan sistem Komunikasi Multimedia (BWA dan TV Digital). Untuk tahun 2012-2014, BPPT mempunyai beberapa topik inovasi unik yang akan dikembangkan diantaranya Software as a Service (SaaS) on Cloud Computing, Multi Language Transcription, Summarization and Translation System, dan Speaker Forensic Identification, paparnya.

Sesaat sebelumnya,  Mustofa Wangsa Atmaja selaku Research and Development Center PT. Telkom menjelaskan beberapa syarat yang harus dihasilkan dari suatu riset. Riset harus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, bernilai komersial dan harus dapat meningkatkan competitiveness bagi daya saing bangsa, ungkapnya.

Senada dengan Kepala BPPT, Ia mengatakan kunci sukses dari suatu riset harus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan efektivitas dari suatu riset. Kunci sukses lainnya harus adanya dukungan dari Innovation Ecosystem termasuk lingkungan, infrastruktur dan suprastruktur didalamnya. Hal inilah yang menyebabkan munculnya suatu ide dari suatu inovasi. PT. Telkom telah mengembangkan IPV6 service and application untuk penggunaan alamat IP secara flexibel sehingga komunikasi peer to peer dapat lebih mudah. Selain di dunia bisnis, Telkom juga berinovasi di bidang sosial seperti pengembangan aplikasi dan portal I-chat (I can hear and talk) sebagai media bagi komunitas tuna rungu di Indonesia untuk berinteraksi, saling berbagi ilmu pengetahuan dan metode pembelajaran bahasa, ungkapnya lebih lanjut. (KYRAS/humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 9534

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id