• 021 316 9457
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

PTL BPPT Siap Hadapi Isu Lingkungan Tahun 2014

 

 

 

Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), menggelar Rapat Kerja (Raker), Selasa 4 Januari 2014. Tujuan dari Raker ini untuk menyampaikan program kerja yang telah dilakukan oleh PTL di tahun 2013. Kepala Bidang Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) BPPT, Rudi Nugroho, menyampaikan Raker ini adalah ajang atau pemaparan hasil-hasil kegiatan yang dilakukan pada tahun 2013 lalu, sekaligus pemberian evaluasi dari para pakar senior di PTL BPPT. "Raker ini juga untuk merencanakan kegiatan apa yang akan dilakukan oleh PTL BPPT di tahun 2014. Nanti juga ada acara sumbang saran dari para senior untuk mengantisipasi isu-isu lingkungan yang akan berkembang di tahun 2014," kata Rudi.


Di tahun 2013 lalu, ada dua program besar yang telah dilakukan oleh PTL BPPT. 1) program Pengkajian dan Penerapan Teknologi (PPT) Lingkungan, 2) program Dampak Pemanasan Global.

"Dari masing-masing program itu, terbagi dalam sub-sub kegiatan. Untuk hari ini, 4 Januari 2014, telah dipresentasikan program PPT Lingkungan, yaitu kegiatan efisiensi sumber daya air untuk memanfaatkan sumber daya air yang belum tersentuh menjadi sesuatu yang bernilai, atau mendaur ulang air limbah. Selain itu, ada juga presentasi mengenai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan penanganan sampah," ujar Rudi.

Sampai saat ini, PTL BPPT telah membangun IPAL berdasarkan amanah dari BPPT di dua lokasi, di Gedung BPPT di Thamrin, Jakarta dan di Gedung Geostech BPPT di Serpong.

Pembangunan IPAL di Geostech BPPT diharapkan akan menjadi sebagai percontohan kepada gedung-gedung perkantoran lainnya dalam hal pengelolaan air limbah yang baik. Sementara, PTL juga telah mengembangkan konsep perbaikan baru dari proses daur ulang air limbah di Gedung BPPT di Thamrin.

"Berkat penggunaan teknologi IPAL, kini konsumsi air di Gedung BPPT Thamrin telah menurun. Pada awalnya membutuhkan 250 meter kubik, tapi setelah melakukan daur ulang air kebutuhanya menurun menjadi 170 meter kubik. Itu menunjukkan telah mengikuti instruksi presiden dalam hal penghematan air," ungkap Rudi.


Sementara itu, untuk program Dampak Pemanasan Global terdiri dari kegiatan untuk mengurangi gas CO2 dengan menggunakan metode biologi mikroalga. Jadi, mikroalga akan berkembang biak dan menangkap gas-gas CO2 yang ada di udara.

Selain itu, PTL BPPT juga mengembangkan konsep green city atau kota hijau yang rendah karbon. Jadi, bagaimana menata sebuah kawasan agar persentase ruang hijaunya lebih besar.

"Di tahun 2014, PTL BPPT masih fokus untuk meneruskan program-program yang telah dilakukan di tahun 2013. Tapi, kami juga menyiapkan program-program baru yang akan dilaksanakan di tahun 2015," tutup Rudi.  (tw/SP/Humas)

 

 

 


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT