Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT: Hari Bumi Sedunia, Salam Hanya Satu Bumi

Hari ini, 22 April 2014 diperingati sebagai Hari Bumi Sedunia atau Earth Day. Sudah sejak tahun 1970, Hari Bumi terus diperingati di seluruh dunia setiap tanggal 22 April. Bagi Kedeputian Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA) BPPT, semangat awal dari Hari Bumi adalah berbentuk "environmetalis" atau menjaga lingkungan hidup.

Ridwan Djamaluddin, Deputi Kepala Bidang TPSA BPPT, mengatakan semangat environmetalis itu dapat diterjemahkan sebagai "Hanya Satu Bumi", yang memiliki arti kita tidak hanya menjaga lingkungan, tapi juga memanfaatkan segala sesuatu yang ada di bumi ini demi kemaslahatan umat manusia.

 

"Namun, kunci penting dari keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian Bumi adalah dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek)," kata Ridwan, (22/4).

Ridwan menuturkan, pembangunan di Indonesia sudah lama mengedepankan semangat pembangunan berkelanjutan, tapi dalam penerapanannya masih kalah bersaing dengan kepentingan keuntungan ekonomi jangka pendek. Sehingga kita masih harus bekerja keras untuk mengkampanyekan pentingnya menyeimbangkan antara keuntungan ekonomi langsung versus (vs, red) kepentingan generasi penghuni bumi masa depan.


"Di dalam konsep RPJMN 2015-2019 sudah dijelaskan cukup baik, bahwa pembangunan harus mengedepankan keunggulan kompetitif perekonomian berbasis sumberdaya alam yang tersedia, sumberdaya manusia yang berkualitas, serta kemampuan Iptek," ujar Ridwan.

Ridwan juga menyampaikan, khusus dalam sumbangsih penerapan teknologi terhadap pemanfaatan dan pelestarian Bumi, yang harus dilakukan adalah penerapan teknologi harus mampu meningkatkan, memperpanjang, dan memperluas pemanfaatan sumberdaya alam (SDA) dengan memanfaatkan teknologi nilai tambah terhadap komoditas SDA.

"Ada beberapa teknologi yang dapat dilakukan untuk pemanfaatan dan pelestarian Bumi, seperti teknologi eksplorasi untuk menemukan sumberdaya alam baru, teknologi untuk menemukan material substitusi terhadap sumberdaya alam, teknologi lingkungan untuk mengurangi dampak degradasi kualitas lingkungan, dan teknologi pengurangan risiko bencana yang mampu mengurangi ancaman terhadap hasil-hasil pembangunan yang telah menyerap daya guna sumberdaya alam," jelas Ridwan.

Ridwan berharap masyarakat Indonesia harus menjadi masyarakat yang cerdas dalam memanfaatkan sumberdaya alam dan menjaga kelestarian Bumi. Salah satu contoh tindakan praktis yang akan berdampak besar bagi Bumi adalah penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam kegiatan sehari-hari untuk mengurangi konsumsi energi dan bahan baku. Misalnya telpon, SMS, email dijadikan sebagai pengganti rapat tatap muka, kirim surat, dan lainnya.

"Gunakan prinsip daur ulang. BPPT harus dan bisa berperan penting menjadi contoh dalam menerapkan prinsip "kantor cerdas" yang hemat energi, hemat kertas, hemat tempat, dan sebagainya," harap Ridwan.

Dalam cara pandang BPPT terhadap menjaga lingkungan, tambah Ridwan, pembangunan di Indonesia harus meningkatkan peran Iptek dan pengembangan sumberdaya manusia (SDM). Pertama, Iptek harus dimanfaatkan secara total untuk memberikan nilai tambah yang tidak hanya berkonotasi kepentingan ekonomi jangka pendek, tapi juga untuk mengurangi eksploitasi terhadap sumberdaya alam. Kedua, pengembangan SDM, selain membentuk manusia-manusia unggul, tapi juga memberikan pendidikan kepada publik agar terlibat secara masif dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumberdaya alam, pelestarian lingkungan, dan pengurangan risiko bencana.

"Pemimpin masa depan Indonesia harus mempunyai visi meningkatkan peran Iptek dan pengembangan sumberdaya manusia (SDM) untuk menjaga lingkungan. Pemimpin itu juga harus mampu mengkampanyekan tindakannya secara global, karena posisi Indonesia sangat strategis dalam konteks ini. Selamat Hari Bumi, Salam Hanya Satu Bumi," tutup Ridwan. (Tw/SYRA/Humas)

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id