Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

BPPT Implementasikan Unit Pengolah Air Laut Siap Minum ke Pemkab Raja Ampat

Teknologi kembali menjadi solusi bagi permasalahan di Indonesia. Kali ini di Kabupaten Raja Ampat BPPT mengimplementasikan unit pengolah air laut menjadi air siap minum yang dioperasikan di pelabuhan waisai, Raja Ampat, Papua Barat, (29/10).

 


Bupati Raja Ampat, Marcus Wanma yang mencoba langsung air siap minum tersebut, mengatakan bahwa air minum yang dihasilkan rasanya segar.  Masyarakat yang ikut menyaksikan pun antre untuk mencoba air laut siap minum tersebut.


Kepala BPPT, Unggul Priyanto kala memberikan sambutan menyebutkan bahwa BPPT siap membantu kabupaten Raja Ampat untuk terus menjaga keberlangsungan pemanfaatan unit pengolah air minum ini.


Aplikasi pengolah air siap minum


Unit pengolahan air hasil rekayasa BPPT ini bekerja dengan empat sistem utama. Rudi Nugroho, Kepala Bidang Teknologi Pengendalian Pencemaran Lingkungan BPPT mengungkapkan bahwa empat tahapan itu adalah pengalihan sumber air, pre filtrasi, reverse osmosis dan terakhir sterilisasi untuk menghilangkan bakteri agar siap diminum.


"Air laut diambil dari dekat pelabuhan dengan pompa untuk kemudian diproses pre filtrasi. Lalu masuk ke proses reverse osmosis  agar garam terpisah, kemudian air bisa langsung dinikmati. Masyarakat dapat langsung minum dan bahkan juga bisa langsung mengisi ke galon air minum," jelas Rudi.


Produk instalasi pengolah air laut ini, tambah Rudi, dapat juga langsung masuk galon. Dari hasil uji alat ini diperoleh data yakni debit yang bisa dicapai adalah 360 liter perjam atau setara 18 galon perjam.


"Meski kadar garam di sini agak lebih tinggi, namun hasil alat pengolah ini berhasil mengurangi kadar garam tersebut," ungkap Rudi.


Menanggapi penjelasan Rudi, Bupati Raja Ampat menyampaikan rasa terima kasihnya. "Program seperti ini sangat kami nantikan. Kebutuhan air minum tawar di sini memang sangat susah. Alat ini jelas menjadi solusi bagi permasalahan kami," tuturnya.


Kepala BPPT juga dalam sambutannya menjelaskan bahwa Raja Ampat di era presiden baru ini, dengan konsep poros maritim, jelas daerah seperti Raja Ampat memiliki potensi untuk berkembang, khususnya dengan dukungan teknologi.


"Kami BPPT siap mendukung dan bekerjasama, tak hanya air bersih. Utamanya dalam hal energi khususnya listrik. Salah satu pilar pengembangan pariwisata adalah listrik dan air bersih," jelasnya.


Dengan ketersediaan air bersih dan listrik yang mumpuni, Kepala BPPT meyakini investor akan lebih banyak yg datang. "Oleh karena itu perawatan alat ini menjadi sangat penting. Semoga terus bermanfaat bagi masyarakat Raja Ampat," pungkasnya. (tw/SYRA/Humas)

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id