Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Kapal Baruna Jaya Kembali Melaut Cari Bagian Black Box

 

 Jakarta - Kapal Riset Baruna Jaya I BPPT kembali angkat sauh hari ini (02/11) untuk mencari bagian lain dari black box atau kotak hitam Pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang.

 

Disebutkan Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT, Hammam Riza, Kapal sudah kembali menuju area pencarian tim SAR Gabungan di Tanjung Pakis, Karawang.

 

 

“Kapal Baruna Jaya sudah kembali melaut. Semalam merapat ke JICT II Tanjung Priok, untuk mengantar bagian dari black box yang kemarin ditemukan,” jelasnya.

 

Usai itu disebut Hammam, kapal kembali melaut setelah pagi tadi mengisi logistik untuk kembali beropasi bersama tim Basarnas, KNKT dan tim gabungan lainnya.

 

“Pagi tadi Baruna Jaya isi bahan bakar dan logistik seperti makanan dan minuman serta lainnya. Usai itu langsung berlayar,” tuturnya.

 

Sebelumnya Kamis malam (01/11) Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi M. Ilyas, dalam keterangan pers bersama di JICT II, Tanjung Priok mengatakan penemuan kotak hitam atau black box merupakan hasil kerja keras semua lembaga.

 

"Prosesnya kami menggunakan kapal riset Baruna Jaya 1 dengan bantuan Basarnas dan TNI," kata Ilyas, kamis, 1 November 2018.

 

Ilyas menuturkan kapal Baruna Jaya 1 milik BPPT tidak akan bisa menemukan black box tanpa bantuan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang memperkirakan lokasi kotak hitam itu.

 

Dengan teknologi multibeam echosounder dan side scan sonar yang dimiliki kapal BPPT, timnya dapat memantau objek di bawah laut sekaligus memperkirakan letak posisi black box Lion Air JT 610.

 

“Setelah dugaan lokasi ditemukan, giliran pasukan TNI AL yang melakukan penyelaman. Kami tidak punya tenaga penyelam, jadi Alhamdulillah teman-teman dari TNI yang melakukan pengambilan," ungkapnya.

 

Sebagai informasi, selama misi ini KR Baruna Jaya turut membawa pakar atau ahli Pemetaan Bawah Laut, ROV, Instrumentasi, serta tim dari KNKT. Kapal Baruna Jaya I inipun, dalam melakukan pencarian kotak hitam, telah dilengkapi teknologi untuk mengidentifikasi lokasi dan titik koordinatnya. Adapun empat alat tersebut antara lain Multibeam Echo Sounder, Side Scan Sonar, Magnetometer, dan Remotely Operated Vehicles (ROV). (Humas/HMP)

 

FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id