Tel: (021) 316 8200   EMail: humas@bppt.go.id

Baruna Jaya I Optimalkan Peran Teknologi agar Tak Tergantung Kapal Asing

 

 
Hari Ke delapan Kapal milik BPPT, KR Baruna Jaya, tim SAR Gabungan terus lakukan pencarian korban dan bagian black box pesawat nahas Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang. 
 
Diutarakan Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT, Hammam Riza Kapal Baruna Jaya yang dipakai untuk cari black box hari ini  kembali ke pelabuhan untuk isi bahan bakar.
 
"Kami terus evaluasi dan koordinasi bersama KNKT dan Basarnas untuk kelanjutan misi SAR, termasuk perluasan area pencarian," ungkapnya di Kantor BPPT, Jakarta, Senin (05/11/2018).
 
Usai koordinasi dan melakukan loading ke Kapal Baruna Jaya, dituturkan Hammam bahwa kapal akan kembali melaut melanjutkan misi pencarian. 
 
Selain itu diungkap olehnya bahwa aksi Kapal Baruna Jaya dalam berbagai operasi SAR, menunjukkan bahwa teknologi berperan penting dalam berbagai aspek. Salah satunya untuk operasi SAR maupun survei utk pemetaan kebencanaan.
 
"Kami di BPPT berusaha mengoptimalkan seluruh peralatan teknologi agar kita bisa mandiri dan tidak bergantung kepada negara asing. Hilirisasi layanan teknologi BPPT dalam proses pencarian dan evakuasi JT610 menunjukkan peran teknologi yanh signifikan," paparnya.
 
 
Dilanjutkan Deputi TPSA, layanan teknologi tidak semudah yang dibayangkan juga. Butuh proses penting yakni alih teknologi 
 
 
"Inilah yang menjadi tugas BPPT untuk Indonesia, yakni dalam hal alih teknologi dan kliring teknologi. Itulah peran sesungguhnya BPPT bagi negara Indonesia. Agar kita tidak melulu memakai teknologi asing," tegasnya.
 
 
Sementara Kepala Balai Teknologi Survei Kelautan BPPT, M. Ilyas dalam sebuah wawancara di televisi menguraikan bahwa  Kapal Riset Baruna Jaya I dilengkapi peralatan canggih.
 
"Kapal Baruna Jaya I dengan Multi Beam Echo Sounder  mampu memetakan dasar laut hingga 11 kilometer," terangnya. Sekali menyapu dasar laut bisa mendapatkan data image dan topografi dasar laut. Ini untuk mengidentifikasi objek dasar laut," rincinya.
 
Untuk itu Ilyas juga berharap agar teknologi BPPT ini didukung serta dapat bersinergi dengan berbagai pihak.
 
"Negara kita adalah negara maritim. Untuk itu kita harus membangun teknologi kelautan kita," pungkasnya. (Humas/HMP)
 
FacebookTwitterLinkedin

Tweet Terbaru

Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa

Hubungi Kami

 Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340

  Tel: (021) 316 8200

  Fax: (021) 398 38729

  Web: bppt.go.id