• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Baruna Jaya I Pakai Alat Baru Cari CVR

 

Bagian black box pesawat Lion Air PK-LQP, yakni cockpit voice recorder (CVR) black box hingga kini masih belum ditemukan.

 

Dikatakan Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT, Hammam Riza, hal tersebut seiring melemahnya sinyal ping dari CVR.

 

"Hingga kini bagian black box, yang CVR bunyi ping, ping nya semakin lemah. Siang ini Tim SAR Lion Air KR Baruna Jaya 1, masih melakukan konfirmasi (pencarian) signal CVR yg tertangkap oleh ROV BJ1," ungkapnya di Kantor BPPT, Jakarta (09/11).

 

Dituturkan oleh Deputi Hammam bahwa pencarian CVR pagi ini juga dibantu oleh diver atau penyelam yang dilengkapi dengan ping locator dari Basarnas.

 

"Namun sampai saat ini belum berhasil menemukan signal CVR tersebut," terangnya. 

 

Siang ini disebutnya juga tim Baruna Jaya I juga menurunkan Alat pendeteksi signal CVR baru yang merupakan bantuan Amerika.

 

Alat ini namanya Acoustic Release Transponder Benthos. Rilis akustik atau acoustic release adalah perangkat oseanografi untuk pencarian dan evakuasi instrumentasi dari dasar laut, di mana evakuasi dapat dipicu dari jarak jauh oleh sinyal perintah akustik. 

 

"Rilis khusus terdiri dari hidrofon atau radio dalam air, baterai dan lengan evakuasi untuk melepaskan jangkar menggunakan motor listrik torsi tinggi. Proses pencarian signal CVR juga sudah dilakukan dengan menurunkan rubberboat Kapal Baruna Jaya I. Semoga hari ini TIM SAR Baruna Jaya Imendapatkan hasil yang optimal," pungkasnya. (Humas/HMP)

 


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT