• 021 316 9457
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Antisipasi Prakiraan Cuaca Buruk 11-12 Januari, Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca Siap Terbang 4 Sorti

Informasi akan terjadi cuaca ekstrem di wilayah DKI Jakarta, yang bersumber dari Kedutaan Amerika Serikat, terus menjadi perbincangan di berbagai aplikasi pesan instan.

 


Sebagai langkah siaga akan dampak cuaca ekstrem, yang diperkirakan diikuti dengan hujan yang sangat deras itu, BPPT terus berupaya mengoptimalkan upaya penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

 


Bersinergi dengan BNPB, TNI AU, dan BMKG, dikatakan Kepala BPPT Hammam Riza, bahwa sejak tanggal 3 Januari 2020, telah digelar Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca guna penanggulangan Banjir Jabodetabek 2020. 

 


Khusus tanggal 10-13 Januari 2020 ini disebut Hammam, operasi modifikasi cuaca akan berjalan lebih intensif.

 


"Kami akan terbang hingga empat sampai lima sorti penerbangan. Ini sebagai ikhtiar untuk mengurangi potensi curah hujan yang sangat tinggi," ungkap Hammam dalam agenda kunjungan Menteri Riset Teknologi/BRIN, ke Posko TMC di Lanud Halim Perdanakusumah Jakarta, Sabtu (11/01/2020).

 


Ditambahkan Hammam, terkait pelaksanaan Operasi TMC untuk penanggulangan Banjir Jabodetabek 2020, hingga kini sudah memasuki hari ke sembilan. Pemanfaatan teknologi modifikasi cuaca kali ini imbuhnya, ditujukan untuk meredistribusi dan mengurangi potensi curah hujan di wilayah Jabodetabek. 

 


"Metode TMC untuk giat Ancaman Banjir Jabodetabek 2020 ini,  penerbangan penyemaian dilakukan pada awan-awan potensial hujan di wilayah Barat dari ibukota Jakarta, dari Kepulauan Seribu, dan sepanjang Selat Sunda hingga di barat Daya wilayah Banten dan Jakarta. Jadi penyemaian difokuskan ke awan potensial hujan yang berada di atas laut," tegas Hammam.

 


Teknis Operasi TMC

 


Hingga hari ini, hari ke 9 (sembilan), pelaksanaan TMC telah dilakukan sebanyak 28 sorti dengan total jam terbang lebih dari 60 jam, dan total bahan semai yang digunakan hampir 50 ton; 

 


Didukung 2 unit pesawat TNI-AU, pesawat CN 295 registrasi A-2901 Skadron 2 dan pesawat Casa 212 registrasi A-2105 Skadron 4, Malang.

 


Penerbangan dilakukan seoptimal mungkin pada saat potensi massa awan menuju wilayah Jabodetabek dengan ketinggian penyemaian sekitar 9.000- 12.000 feet.  Penerbangan penyemaian awan yang berbeda dengan penerbangan pada umumnya dikarenakan bukan menghindari awan namun mencari awan potensial hujan.

 


Reduksi Curah Hujan

 


Hammam kemudian menuturkan, bahwa Operasi TMC untuk banjir pernah juga dilakukan pada Operasional TMC untuk mengurangi dampak ancaman banjir Jakarta tahun 2013 yang lalu.

 


Terkait hasil Operasi TMC untuk Ancaman Banjir Jabodetabek 2020, hingga hari ke-9 pelaksanaan inipun, menunjukkan tren penurunan curah hujan yang signifikan.

 


Dari data Posko TMC ditunjukkan bahwa operasi ini telah mampu mengurangi curah hujan wilayah, hingga mencapai sekitar 44% dari prakiraan.

 


"Semoga upaya teknologi modifikasi cuaca ini terus berjalan lancar. Sehingga hujan yang masuk di daerah Jabodetabek dapat berkurang baik durasi maupun intensitasnya," ujarnya.

 


Lebih lanjut Hammam menguraikan bahwa pemanfaatan TMC, dapat digunakan untuk hal lainnya seperti; pencegahan bencana kekeringan, mengantisipasi gagal panen, penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, hingga mengisi debit air di waduk untuk keperluan pembangkit listrik (PLTA).

 


Untuk itu kata Hammam, pemanfaatan teknologi ini membutuhkan dukungan, khususnya dari sisi anggaran, guna penguatan armada untuk melakukan operasi TMC yang berkelanjutan.

 


"Bisa kita lihat ya, Operasi TMC ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Untuk itu kami harapkan dukungan anggaran, khususnya melalui anggaran prioritas riset dan inovasi. Anggaran ini untuk penguatan armada Operasi TMC seperti peralatan utama yakni pesawat, hingga kesiapan sumberdaya manusianya," pungkas Hammam.

 

 

Sebagai informasi, saat ini BPPT tengah melakukan kajian pelaksanaan TMC untuk membantu pemerintah Australia dalam mengatasi kebakaran hutan besar yang sedang terjadi di sebagian wilayah Australia bagian selatan dan barat. Hal inipun serupa dengan operasional TMC, pada siaga penanganan darurat bencana asap kebakaran hutan dan lahan tahun 2019 lalu.  (Humas BPPT)


CP. Biro Hukum Kerjasama dan Humas

 

Tag:

TPSA, BBTMC, Operasi TMC, Banjir Jabodetabek, Hammam Riza


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung B.J. Habibie Lantai 14
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9457
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2020 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT