• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA UNTUK SEA GAMES

Setelah berlangsung selama 44 hari sejak tanggal 11 September - 24 Oktober 2011 pelaksanaan penerapan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk penanggulangan asap dan kebakaran lahan dan hutan, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin secara resmi meminta kepada BPPT untuk melaksanakan kegiatan pengurangan curah hujan di areal Sea Games terhitung mulai 25 Oktober 2011. Dasar pertimbangannya yaitu karena curah hujan di wilayah Sumatera Selatan khususnya di areal Jaka Baring sangat tinggi dan dirasakan mulai mengganggu kegiatan persiapan serta pembangunan arena tempat akan berlangsungnya pesta olah raga Sea Games, ujarnya lebih lanjut.

Pada kesempatan yang sama, saat melakukan kunjungan untuk pertama kalinya pada kegiatan TMC yang dilakukan UPT Hujan Buatan (UPT-HB) BPPT di Bandara Sutan Machmud Badarudin II (SMB II) Palembang, Kepala BPPT, Marzan A Iskandar menyampaikan penilaian sangat memuaskan atas keberhasilan tim UPT-HB dalam menjalankan misi penanggulangan bencana asap dan kebakaran lahan dan hutan di wilayah Sumatera Selatan. Saya harap juga agar tim dapat menjaga kondisi dan disiplin kerja agar tidak terjadi kesalahan atau kecelakaan di lapangan, tegasnya.

Selama pelaksanaan operasi TMC, jumlah titik api di Sumatera Selatan telah mengalami penurunan yang cukup drastis dan tingkat visibility udara di Bandara SMB II menjadi normal kembali. Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan tim UPTHB diantaranya dengan memanfaatkan dua website dalam memantau dan menentukan titik panas (hot spot) di area yaitu dari The National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dan Neonet BPPT sehingga dapat dilakukan pemadaman di titik yang tepat.    

Kegiatan pemadaman kebakaran lahan dan hutan serta penanggulangan yang dilakukan UPT-HB di tahun 2011 ini secara serentak dilakukan di berbagai daerah seperti Jambi, Pekanbaru, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah dan bahkan saat ini sedang dimulai diwilayah Mamuju Sulawesi Barat untuk mengatasi defisit air di Waduk Bakaru.

Rencana penerapan TMC untuk pengurangan curah hujan di areal Jaka Baring yang akan digunakan untuk ajang Sea Games ini menggunakan metode kompetisi dan jumping proses. Kegiatan ini juga akan menggunakan dua pesawat CASSA 212 yang berbasis powder, satu jenis pesawat Cassa yang berbasis Flare, 15 peralatan ground base generator system flare dan Fooging, dua radar cuaca, lima buah pos meteorologi serta satu posko utama untuk pengendalian kegiatan, ungkap Koordinator Lapangan Kegiatan TMC wilayah Sumatera Selatan F. Heru Widodo dalam laporannya.

Lebih lanjut dikatakan Heru bahwa rencana strategi penerapan TMC untuk pengurangan curah hujan yang akan diterapkan untuk mensukseskan Sea Games akan berlangsung mulai tanggal 11 - 22 November 2011 nanti. Dalam kesempatan tersebut dilaporkan juga oleh Heru mengenai laporan kegiatan pelaksanaan TMC yang telah dilakukan selama ini.

Hadir pada acara kunjungan tersebut beberapa mitra kerja seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan penelitian dan Inovasi serta seluruh personil TMC yang bertugas di posko Palembang. Disela-sela kunjungannya Kepala BPPT menyempatkan meninjau pesawat Cassa 212 versi Rain Making yang digunakan untuk operasional TMC, didampingi Deputi Kepala Bidang TPSA, Kepala UPT Hujan Buatan, Kepala BPPT Engineering dan para Flight Scientist UPT Hujan Buatan yang bertugas. (SYRAB/humas)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT