• 021 316 9534
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

SATREPS MCCOE PTISDA: PELAKSANAAN INTENSIVE OBSERVATION PERIOD DI SUMATERA BARAT

Sebagai bagian dari kegiatan Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development Maritime Continent COE (SATREPS MCCOE) tahun 2011, Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam (PTISDA) BPPT bersama mitra Japan Marine-Earth Science and Technology Center (JAMSTEC) sedang melaksanakan Intensive Observation Period (IOP) campaign dengan fokus studi dinamika atmosfer di Sumatera Barat. Studi yang dilakukan terkait dengan cuaca dan iklim ekstrem seperti curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir.

 

Kegiatan IOP dilaksanakan serempak di semua lokasi penelitian bertepatan dengan kedatangan gangguan gelombang atmosfer yang disebut Madden-Julian Oscillation yang bergerak ke timur dari perairan khatulistiwa Samudera Hindia dan memasuki wilayah Sumatera Barat dan Benua Maritim Indonesia (BMI) sejak minggu pertama Desember 2011. Hal ini menyebabkan curah hujan tinggi di lokasi yang dilaluinya, papar Fadli Syamsudin, Perekayasa dari PTISDA.

Dalam IOP yang dilaksanakan sejak 1 Desember 2011 dan akan berakhir pada 31 Desember 2011 tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan peluncuran balon cuaca (rawinsonde) di Pulau Sipora (Kepulauan Mentawai), BMKG Tabing dan Stasiun Pengamat Dirgantara LAPAN Pontianak. Selain itu juga ditempatkan sebuah radar cuaca yang baru saja didatangkan dari Jerman di Komplek Departemen Perhubungan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) serta Multy Paramater Radar (MPR) yang ditempatkan di Tiku, Kabupaten Agam. Penerbangan Pesawat Tanpa Awak (UAV) dari Lanud TNI AU Tabing di Kepulauan Mentawai juga dilakukan untuk merekam kondisi atmosfer di perairan Samudera Hindia bagian timur.

Selanjutnya dikatakan Fadli, tercatat selama minggu pertama Desember, penerbangan regular angkutan udara dan laut Padang-Mentawai dibatalkan akibat cuaca buruk dan curah hujan tinggi. Sementara itu, kapal kargo tenggelam di perairan Kalimantan Barat dan terjadi banjir di beberapa wilayah Indonesia. IOP tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam pada proses yang menyebabkan bencana tersebut terjadi di wilayah Indonesia, ungkap Fadli lebih lanjut.

Selain kegiatan penelitian ilmiah bersama dengan mitra internasional, BPPT turut berperan dalam menguasai teknologi radar cuaca lebih maju lagi dengan melaksanakan kegiatan internasional secara intensif dengan proses alih teknologi UAV melalui rekan perekayasa di Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan (PTIPK) dan Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan (UPTHB).

Kegiatan SATREPS MCCOE PTISDA mendapat dukungan sepenuhnya dari JICA. Bagi peneliti dan perekayasa BPPT yang tertarik dengan kegiatan IOP ini silahkan menghubungi PTISDA u.p. Dr. Fadli Syamsudin. (humas/tpsa)


Hubungi Kami
Bagian Humas
Gedung BPPT II Lantai 15
Jl. M.H Thamrin No. 8 Jakarta Pusat DKI Jakarta 10340
(021) 316 9534
(021) 398 38729
humas@bppt.go.id
bppt.go.id

© 2019 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Biro Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat - BPPT